
JAKARTA – Membuka lembaran kalender tahun 2026, aktor tampan Roger Danuarta memilih cara yang tak biasa untuk merayakan kebersamaan keluarga. Di tengah tren liburan musim dingin ke Eropa atau Jepang, Roger justru memboyong sang istri, Cut Meyriska, beserta kedua buah hati mereka untuk melakukan ekspedisi “Negeri Tirai Bambu”.
Bukan sekadar liburan singkat, keluarga kecil ini melakukan marathon perjalanan lintas kota besar di China, mulai dari gemerlap modernitas Shanghai, kemegahan sejarah di Beijing, hingga titik ekstrem di utara, Harbin. Perjalanan ini seolah menjadi oase di tengah padatnya jadwal Roger yang kini semakin sibuk bertransformasi menjadi salah satu ikon live shopping dan pengusaha kopi yang sukses.
Dari Shanghai Hingga Fantasi Universal Studios
Petualangan dimulai dari Shanghai, kota yang memadukan arsitektur futuristik dengan nuansa kolonial. Bagi Roger dan Cut Meyriska, membawa dua anak kecil melakukan perjalanan jarak jauh tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, keseruan justru memuncak saat mereka menginjakkan kaki di Beijing.
Sebagai penggemar hiburan keluarga, mereka tak melewatkan waktu untuk menjajal wahana di Universal Studios Beijing. Di sana, anak-anak Roger terlihat sangat antusias menikmati berbagai atraksi bertema film-film populer.
“Kabarnya baik, kita baru banget balik kemarin habis liburan ke China. Seru sih, benar-benar momen yang berharga sama keluarga,” ujar Roger Danuarta dengan wajah sumringah saat ditemui awak media di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Keajaiban Kota Es Harbin: Pengalaman Sekali Seumur Hidup
Namun, dari semua destinasi yang dikunjungi, Harbin adalah primadonanya. Kota yang terletak di ujung utara China ini dikenal sebagai salah satu tempat terdingin di dunia, yang pada bulan Januari suhunya bisa menyentuh angka ekstrem di bawah $-20^\circ\text{C}$.
Roger mengaku ini adalah pengalaman pertamanya mengunjungi kota yang dijuluki “Ice City” tersebut. Di sana, mereka mengunjungi Harbin Ice and Snow World, sebuah kompleks festival es terbesar di dunia yang dibangun kembali setiap tahunnya menggunakan balok es raksasa dari Sungai Songhua.
“Di Harbin itu unik banget, ada festival es dan salju yang luar biasa. Setiap tahun seniman di sana memahat es menjadi bangunan-bangunan megah, lengkap dengan lampu-lampu yang indah. Bagus banget, anak-anak juga senang sekali meskipun dinginnya luar biasa,” kenang Roger penuh antusias.
Momen anak-anak Roger bermain di tengah pahatan es yang menyerupai istana dongeng menjadi sorotan di media sosial. Roger dan Cut Meyriska tampak sangat telaten memastikan anak-anak mereka mengenakan pakaian musim dingin berlapis guna menghadapi suhu yang menusuk tulang.
Baca Juga
Pelajaran Berharga dari Tragedi dan Empati di Balik Kecelakaan Istri Fiersa Besari
Keseimbangan Antara Karier, Bisnis, dan Peran Ayah
Liburan mewah ini bukan sekadar ajang pamer kemewahan, melainkan bentuk dedikasi Roger sebagai seorang ayah. Di tahun 2026 ini, kesibukan Roger tercatat meningkat drastis. Selain masih aktif di dunia seni peran, ia kini dikenal sebagai salah satu top creator di platform live shopping. Kemampuannya berkomunikasi membuat produk yang ia tawarkan selalu ludes terjual dalam hitungan menit.
Tak hanya itu, bisnis Kopi Gayo miliknya yang berbasis di Aceh kini sudah memasuki tahun ketiga. Bisnis ini tidak hanya sekadar investasi bagi Roger, tapi juga bentuk kecintaannya pada produk lokal Indonesia yang kini mulai ia ekspor ke beberapa negara mitra.
“Kita pastiin setiap weekend itu ada waktu khusus buat anak-anak. Mau sesibuk apa pun di lokasi syuting atau urusan bisnis, keluarga tetap prioritas utama,” tegas Roger.
Tips Liburan Keluarga ala Roger & Cut Meyriska
Bagi banyak orang, membawa balita ke tempat dengan cuaca ekstrem seperti Harbin mungkin terdengar berisiko. Namun, Roger berbagi tips bahwa persiapan adalah kunci. Mulai dari pengecekan kesehatan anak sebelum berangkat, pemilihan maskapai yang ramah anak, hingga pemilihan destinasi yang edukatif sekaligus menghibur.
Keputusan Roger memilih China sebagai destinasi awal tahun juga dipandang cerdas oleh para analis wisata, mengingat kebijakan bebas visa dan kemudahan akses transportasi cepat antarkota di China yang kini semakin mumpuni di tahun 2026.
Sekembalinya dari China, Roger sudah ditunggu oleh deretan proyek baru. Namun, baginya, “mengisi ulang baterai” dengan melihat tawa anak-anak di tengah hamparan salju Harbin adalah modal utama untuk menghadapi tantangan tahun ini.
Pasangan yang selalu terlihat harmonis ini membuktikan bahwa di tengah gempuran dunia hiburan yang serba cepat, komitmen untuk menjaga quality time keluarga adalah fondasi kesuksesan yang sesungguhnya.