
DEPOK – Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026) menjadi momen penuh warna bagi keluarga besar pedangdut ternama, Ayu Ting Ting. Di balik kemeriahan baju seragam keluarga dan hidangan khas Lebaran, terselip sebuah kisah jenaka sekaligus edukatif tentang putri semata wayangnya, Bilqis Khumairah Razak.
Lebaran di kediaman Ayu Ting Ting yang berlokasi di Depok, Jawa Barat, selalu memiliki daya tarik tersendiri. Sebagai salah satu figur publik yang tetap memegang teguh akar budayanya di kampung halaman, Ayu memilih merayakan hari kemenangan dengan cara yang sederhana namun hangat: berbaur dengan warga sekitar dan tetangga dekat.
Momen Lucu: Bilqis dan “Berburu” THR
Salah satu tradisi yang paling dinantikan anak-anak saat Idulfitri di Indonesia adalah pembagian uang tunjangan hari raya (THR) atau sering disebut “angpao Lebaran“. Rupanya, tradisi ini juga menarik perhatian Bilqis. Meskipun ia tumbuh besar sebagai putri dari salah satu artis papan atas dengan penghasilan fantastis, Bilqis tetaplah seorang anak yang ingin merasakan keseruan yang sama dengan teman-teman sebaya dan sepupunya.
Kejadian unik muncul saat keluarga Ayu Ting Ting melakukan ritual halalbihalal dengan mengunjungi rumah-rumah tetangga di sekitar kediaman mereka. Di tengah keriuhan suasana, Bilqis kedapatan ikut-ikutan meminta THR kepada tetangga, persis seperti yang dilakukan oleh anak-anak kecil lainnya.
Melihat tingkah laku sang putri, Ayu Ting Ting tak tinggal diam. Secara spontan, pelantun lagu “Sambalado” itu langsung memberikan teguran kepada Bilqis. Baginya, penting untuk menanamkan pemahaman tentang etika, meskipun suasana sedang santai dan penuh canda.
“Oh, tadi saya omelin. Dia minta-minta THR ke tetangga, langsung saya tegur,” ujar Ayu Ting Ting sembari tertawa saat ditemui awak media di kediamannya.
Ayu menjelaskan bahwa teguran tersebut diberikan bukan karena ia marah besar, melainkan sebagai bentuk edukasi agar Bilqis memahami posisi dan kondisinya. Namun, Ayu juga sangat memaklumi mengapa putrinya bersikap demikian. Ia menilai Bilqis hanya terbawa suasana (euforia) melihat sepupu-sepupunya yang masih kecil sibuk mengumpulkan uang Lebaran dari para sesepuh dan tetangga.
“Ya namanya anak-anak ya, mungkin dia melihat saudara-saudaranya yang lain begitu. Kan banyak anak kecil tadi yang minta THR, jadi dia mungkin refleks ingin ikut merasakan keseruannya saja,” tambah Ayu dengan nada maklum.
Keteladanan dalam Berbagi
Meski sempat menegur Bilqis karena meminta THR, Ayu Ting Ting justru merupakan sosok yang sangat dermawan dalam memberikan THR kepada orang lain. Sebagai seseorang yang telah bekerja keras di industri hiburan dan memiliki rezeki yang berlebih, Ayu mengaku telah menyiapkan anggaran khusus untuk dibagikan kepada keluarga besar, asisten, hingga anak-anak kecil di lingkungan tempat tinggalnya.
Bagi Ayu, berbagi di hari Lebaran adalah bentuk syukur atas segala keberkahan yang ia terima sepanjang tahun. “Pasti lah ya, kita yang sudah bekerja punya kewajiban untuk menyenangkan mereka. Ada bagian untuk anak-anak kecil dan saudara-saudara. Itu sudah menjadi tradisi rutin setiap tahun,” pungkasnya.
Kebersamaan Salat Id di Masjid Al Huda
Rangkaian kegiatan Lebaran Ayu Ting Ting dimulai sejak pagi buta. Bersama kedua orang tuanya, Abdul Rozak (Ayah Ojak) dan Umi Kalsum, serta keluarga adiknya, Syifa, Ayu melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Al Huda. Masjid ini merupakan lokasi yang cukup dekat dengan rumahnya dan menjadi tempat langganan keluarga Ayu untuk beribadah setiap tahun.

Penampilan keluarga ini pun selalu menjadi sorotan. Dengan pakaian seragam yang rapi dan senyum yang merekah, mereka tampak membaur dengan jamaah lainnya tanpa ada batasan status sebagai pesohor. Usai salat, agenda dilanjutkan dengan bersalam-salaman dengan tetangga di sepanjang jalan menuju rumah.
Tradisi halalbihalal dengan berjalan kaki keliling kampung ini menunjukkan sisi lain Ayu Ting Ting yang tetap humble dan tidak melupakan asalnya. Meskipun ia bisa saja merayakan Lebaran di hotel mewah atau luar negeri, pilihan untuk tetap berada di Depok dan berinteraksi langsung dengan warga sekitar menjadi bukti kuatnya ikatan kekeluargaan dan kemasyarakatan yang ia bangun.
Makna di Balik Teguran Ayu
Kisah Ayu Ting Ting yang menegur Bilqis karena meminta THR memberikan pesan tersendiri bagi banyak orang tua. Di tengah tradisi bagi-bagi uang yang sudah mengakar, ada nilai kemandirian dan rasa syukur yang ingin ditanamkan Ayu kepada putrinya. Ayu ingin memastikan Bilqis tumbuh menjadi pribadi yang tahu diri dan menghargai apa yang sudah ia miliki, namun tetap tidak kehilangan keceriaan masa kecilnya.
Lebaran 1447 Hijriah ini pun menjadi catatan kenangan yang manis bagi mereka. Di tengah hangatnya opor ayam dan ketupat, teguran kecil Ayu kepada Bilqis menjadi bumbu cerita yang akan selalu diingat sebagai bagian dari dinamika pengasuhan anak di hari yang fitri.
Kini, setelah semua ritual silaturahmi usai, Ayu dan keluarga bersiap untuk menikmati waktu santai bersama. Bagi mereka, kemenangan sejati bukan hanya pada hari Lebaran itu sendiri, melainkan pada kemampuan untuk terus menjaga keharmonisan keluarga dan hubungan baik dengan sesama manusia di sekitar mereka.***