
JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk perayaan akhir tahun 2025, kabar kurang mengenakkan datang dari panggung hiburan tanah air. Seniman serba bisa sekaligus komedian legendaris, Jaja Mihardja, dikabarkan harus kembali berurusan dengan ranjang rumah sakit. Kabar ini menjadi sorotan publik setelah presenter kondang Irfan Hakim mengunggah momen emosional saat menjenguk sang senior di sebuah pusat kesehatan.
Meskipun terlihat terbaring dengan selang infus dan bantuan alat medis, ada satu hal yang tidak berubah dari sosok Jaja: senyum hangatnya. Pria yang melejit lewat jargon ikonik “Apaan Tuh?” ini tetap menunjukkan semangat hidup yang luar biasa di usia senjanya, membuktikan bahwa dedikasinya terhadap keceriaan tidak luntur meski raga sedang diuji.
Diagnosis Medis: Gangguan Arteri yang Menekan Pernapasan
Banyak spekulasi sempat muncul mengenai penyebab drop-nya kondisi kesehatan sang aktor gaek tersebut. Namun, pihak keluarga segera memberikan klarifikasi untuk meredam kekhawatiran penggemar. Vita, putri dari Jaja Mihardja, menjelaskan bahwa sang ayah mengalami kendala serius pada sistem peredaran darahnya.
“Arteri pada bagian kakinya mengalami pembengkakan yang cukup signifikan. Kondisi ini menyebabkan aliran darah tidak berjalan normal, yang secara tidak langsung memberikan tekanan pada sistem pernapasan sehingga Ayah merasa sesak napas atau nyesek,” ungkap Vita dalam keterangannya pada Sabtu (27/12/2025).
Pembengkakan arteri atau dalam dunia medis sering dikaitkan dengan gangguan vaskular ini memang memerlukan penanganan intensif, terutama bagi pasien lansia. Penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah bisa memicu komplikasi lain jika tidak segera ditangani dengan tindakan yang tepat untuk melancarkan sirkulasi.
Kepulangan ke Rumah: Kabar Bahagia di Akhir Pekan
Kabar baiknya, masa kritis tersebut tampaknya telah terlewati. Vita mengonfirmasi bahwa setelah menjalani serangkaian observasi dan penanganan darurat dari tim dokter, Jaja Mihardja kini telah diperbolehkan pulang.
“Alhamdulillah, kondisi Ayah sudah jauh lebih stabil dan sehat sekarang. Saat ini sudah berada di rumah untuk menjalani masa pemulihan dan istirahat total,” tambah Vita. Kepulangan Jaja ke rumah menjadi kado akhir tahun yang melegakan bagi keluarga besar dan kerabat sesama artis yang selama beberapa hari terakhir terus memantau kondisinya melalui pesan singkat dan doa di media sosial.
Baca Juga:
Sisi Baru Mahalini: Transformasi Menjadi Ibu dan Seni Menemukan Ketenangan
Kilas Balik Kesehatan: Perjuangan Panjang Sang Legenda
Tahun 2025 memang menjadi tahun yang penuh tantangan bagi kesehatan Jaja Mihardja. Sebelumnya, pada bulan Juli 2025, Jaja juga sempat dilarikan ke rumah sakit karena komplikasi yang lebih kompleks. Kala itu, sahabat sekaligus “anak angkat”-nya, Ruben Onsu, sempat menjenguk dan memberikan dukungan moril.
Riwayat kesehatan Jaja tercatat mencakup beberapa penyakit degeneratif yang membutuhkan perhatian ekstra, di antaranya:
- Masalah Paru-paru: Yang seringkali membuat pernapasannya terganggu.
- Gangguan Ginjal: Memerlukan pola makan dan asupan cairan yang sangat dijaga ketat.
- Kadar Gula Darah: Riwayat diabetes yang mengharuskan pemantauan rutin untuk mencegah komplikasi ke organ lain.
Meskipun harus berhadapan dengan berbagai diagnosis medis tersebut, Jaja Mihardja tidak pernah kehilangan selera humornya. Rekan-rekan artis yang menjenguk, termasuk Irfan Hakim, seringkali bercerita bahwa justru Jaja-lah yang sering melontarkan candaan saat dijenguk, seolah ingin meyakinkan orang di sekitarnya bahwa ia baik-baik saja.
Solidaritas Antar-Generasi di Dunia Hiburan
Momen Irfan Hakim menjenguk Jaja Mihardja memperlihatkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di kalangan selebritas lintas generasi di Indonesia. Irfan, yang dikenal sangat menghormati senior, tampak berbincang akrab di sisi tempat tidur Jaja. Unggahan tersebut langsung dibanjiri doa dari netizen dan rekan artis lainnya seperti Raffi Ahmad, Soimah, hingga para komedian muda yang menjadikan Jaja sebagai panutan.
Kehadiran rekan sejawat dianggap sebagai obat paling mujarab bagi pasien lansia. Dukungan moral ini memberikan dorongan endorfin yang membantu mempercepat proses pemulihan fisik. Bagi Jaja, perhatian dari junior-juniornya adalah bukti bahwa eksistensinya sebagai legenda hidup hiburan Indonesia tetap dihargai dan dicintai.
Kini, fokus utama keluarga adalah memastikan Jaja Mihardja mendapatkan istirahat yang cukup dan menjalani pola hidup sehat agar masalah arterinya tidak kambuh kembali. Publik pun berharap agar sang “Ayah”—panggilan akrab Jaja—bisa segera kembali pulih total dan mungkin kembali menyapa penggemar di layar kaca dengan tawa khasnya yang melegenda.
Semangat Jaja Mihardja dalam melawan penyakitnya di penghujung tahun 2025 ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan pembuluh darah dan menghargai setiap momen kebersamaan dengan orang-orang tercinta.