DEPOK – Di panggung hiburan, sosok Ivan Gunawan mungkin dikenal sebagai presenter yang jenaka dan desainer yang glamor. Namun, di balik lampu sorot studio, pria yang akrab disapa Igun ini adalah seorang arsitek bisnis yang dingin dan visioner. Langkah terbarunya di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, menjadi bukti nyata bahwa kerajaan bisnisnya, Mandjha Hijab, bukan lagi sekadar label pakaian, melainkan sebuah ekosistem gaya hidup yang terus menggurita.
Kali ini, Igun tidak membawa koleksi gaun malam atau kerudung motif terbaru. Ia memperkenalkan “senjata” barunya untuk memikat hati perempuan Indonesia: Mandjha Serenity Floral Parfum Set. Sebuah langkah ekspansi yang menandai transformasi Mandjha dari sekadar fashion brand menjadi beauty and lifestyle powerhouse.
Visi di Balik Aroma: Mengejar Kebebasan “Auto-Pilot”
Bagi banyak pesohor, produktivitas sering kali didorong oleh popularitas. Namun bagi Ivan Gunawan, produktivitas adalah investasi untuk masa tua yang tenang. Dalam peluncuran parfum terbarunya, Igun secara terbuka mengungkapkan filosofi hidup yang kini ia anut: Slow Living.
“Cita-citanya, insyaallah nanti hidup bisa lebih tenang. Kalau bahasa sekarang itu slow living. Saya ingin semua yang saya bangun saat ini bisa berjalan secara auto-pilot,” ujar Igun dengan nada mantap.
Konsep auto-pilot yang dimaksud bukan berarti ia meninggalkan bisnisnya begitu saja. Sebaliknya, ia sedang membangun sistem yang kuat di mana setiap departemen—mulai dari desain, produksi, hingga distribusi—dapat beroperasi secara mandiri tanpa harus ia campuri secara teknis setiap detik. Igun ingin di masa depan, ia tetap bisa berkarya sebagai seniman tanpa harus terbebani oleh hiruk-pikuk manajerial yang menguras energi.

Navigasi Sembilan Tahun: Membaca Wajah Indonesia
Membangun 23 toko fisik yang tersebar dari Sabang sampai Merauke bukanlah perkara mudah yang bisa diraih dalam semalam. Igun mengakui bahwa ia menghabiskan waktu sembilan tahun untuk benar-benar memahami seluk-beluk pasar Indonesia yang sangat majemuk.
“Membaca pasar itu tidak mudah. Karakter pembeli di ujung barat Indonesia tentu berbeda dengan di ujung timur. Selera motif, pilihan warna, hingga preferensi aroma parfum pun beragam,” terangnya.
Tantangan terbesar dalam meluncurkan lini parfum adalah menemukan “titik tengah” atau average dari karakter perempuan Indonesia. Igun melakukan riset mendalam terhadap ribuan pelanggannya untuk mengetahui jenis aroma apa yang bisa diterima oleh berbagai jenis kulit dan aktivitas perempuan Indonesia yang dinamis. Hasilnya adalah seri Serenity Floral—sebuah perpaduan aroma bunga yang elegan namun tetap segar untuk iklim tropis.
Baca Juga
Ben Kasyafani: Menyelami Kedewasaan Sienna di Tengah Sorotan Hijab
Lebih dari Sekadar Wangi: Standar Kualitas Mandjha
Bukan Ivan Gunawan jika tidak memperhatikan detail dan legalitas. Mandjha Serenity Floral Parfum Set dirancang dengan ketahanan aroma mencapai 4 hingga 6 jam, durasi yang ideal untuk menemani aktivitas perempuan urban. Selain itu, Igun memastikan seluruh lini kecantikannya telah mengantongi izin edar dari BPOM.
Langkah ini menunjukkan bahwa Igun tidak main-main dalam industri beauty. Ia sadar bahwa kepercayaan konsumen adalah mata uang paling berharga. Dengan 23 gerai yang sudah berdiri kokoh, kehadiran parfum ini menjadi pelengkap bagi para pelanggan setia Mandjha yang ingin tampil paripurna dari ujung kepala hingga aroma tubuh.
Filosofi Produk Mandjha Hijab
| Kategori | Fokus Utama |
| Fashion | Desain inklusif untuk semua bentuk tubuh dan usia. |
| Hijab | Motif eksklusif dengan material yang nyaman untuk iklim tropis. |
| Beauty (Parfum) | Aroma floral yang menenangkan dengan sertifikasi BPOM. |
| Ekspansi | Distribusi merata melalui 23 offline store dan kanal digital. |
Menatap Masa Depan Industri Kreatif
Keberhasilan Ivan Gunawan membawa Mandjha hingga ke tahun ke-9 adalah anomali yang positif di tengah tren bisnis artis yang sering kali hanya “hangat-hangat kuku”. Konsistensinya membuktikan bahwa keterlibatan langsung sang pendiri dalam riset pasar adalah kunci keberlanjutan.
Ekspansi ke dunia parfum hanyalah awal dari fase baru Mandjha. Dengan sistem yang semakin stabil, Igun memberikan pesan kuat kepada para pelaku industri kreatif: bahwa bisnis yang hebat adalah bisnis yang mampu tumbuh melampaui nama besar pendirinya.