Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti sebuah kediaman di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi, 24 April 2026. Aktris cantik Syifa Hadju baru saja merampungkan prosesi pengajian sebagai rangkaian pembuka menuju hari bahagianya bersama sang kekasih, El Rumi. Acara yang berlangsung tertutup dan intim ini menjadi saksi bisu transisi emosional seorang Syifa dari masa lajang menuju gerbang rumah tangga yang akan diresmikan pada Minggu, 26 April 2026.
Momen pengajian ini bukan sekadar rutinitas adat atau agama, melainkan sebuah ruang bagi Syifa untuk mencurahkan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada orang-orang yang telah membesarkannya. Di tengah kepulan wangi gaharu dan lantunan ayat suci Al-Qur’an, suasana berubah menjadi sangat emosional saat sesi sungkeman berlangsung.
Momen Haru: Permohonan Maaf dan Restu Orang Tua
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault, yang hadir sebagai paman dari Syifa Hadju, membagikan cerita di balik pintu acara tersebut. Ia menggambarkan betapa suasana berubah menjadi sendu ketika Syifa bersimpuh di hadapan ibundanya, Shendy Hadju, dan ayahandanya.
“Ya, suasananya sangat haru tadi. Syifa meminta maaf secara tulus kepada orang tuanya. Sebagai omnya, kami semua ikut terharu melihat momen tersebut. Ini adalah langkah besar dalam hidupnya,” ungkap Adhyaksa kepada awak media usai acara.
Tangis Syifa pecah saat ia mengingat kembali dedikasi sang ibu yang selama ini setia mendampingi kariernya di dunia hiburan yang penuh tekanan. Permohonan restu ini menjadi fondasi spiritual bagi Syifa sebelum ia benar-benar dilepas untuk dibimbing oleh suaminya kelak. Adhyaksa memastikan bahwa seluruh keluarga besar memberikan dukungan penuh, termasuk kehadiran ayah kandung Syifa yang siap mengemban tanggung jawab sebagai wali nikah pada hari Minggu mendatang.

Penilaian Keluarga Terhadap Sosok El Rumi
Pertanyaan besar yang selalu menyertai pernikahan figur publik adalah bagaimana penerimaan keluarga terhadap sang calon menantu. Dalam hal ini, El Rumi tampaknya telah berhasil memenangkan hati keluarga besar Syifa Hadju. Adhyaksa Dault memberikan pujian setinggi langit bagi putra kedua dari musisi legendaris Ahmad Dhani tersebut.
Menurut Adhyaksa, El Rumi bukan hanya sekadar pasangan yang serasi secara visual bagi Syifa, tetapi juga memiliki karakter yang matang dan bertanggung jawab. Hubungan baik antara kedua keluarga besar juga menjadi faktor penentu kelancaran rencana pernikahan ini.
- Pribadi yang Bertanggung Jawab: Keluarga menilai El sebagai pria yang mampu menjaga dan mengayomi Syifa.
- Latar Belakang Keluarga yang Baik: Kedekatan antar-keluarga sudah terjalin lama, sehingga proses adaptasi tidak mengalami kendala berarti.
- Sosok yang Sopan: Kedewasaan El dalam bersikap di depan orang tua Syifa menjadi nilai plus yang sangat dihargai.
“Kita sebagai keluarga Syifa sudah ‘menitipkan’ Syifa kepada Nak Rumi. Insyaallah, ini adalah pasangan yang baik dan serasi. Mohon doanya agar mereka bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” tambah Adhyaksa dengan nada penuh optimisme.
Rangkaian Acara Menuju Hari-H
Setelah pengajian usai, Syifa tidak lantas bisa bersantai. Agenda berikutnya yang sudah menunggu adalah prosesi siraman. Tradisi ini dilakukan sebagai simbol pembersihan diri, baik secara lahir maupun batin, sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Siraman dalam adat Indonesia dipercaya dapat membuang energi negatif dan memancarkan aura positif bagi sang calon pengantin.
Hingga saat ini, tim manajemen dan vendor pernikahan mereka dikabarkan sedang bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan pesta yang diprediksi akan menjadi salah satu pernikahan paling ikonik di tahun 2026. Meskipun detail lokasi akad nikah dan resepsi pada hari Minggu nanti masih dirahasiakan dari publik demi menjaga privasi dan kekhidmatan, dukungan dari para penggemar—yang sering menjuluki mereka sebagai couple goals—terus mengalir di media sosial.
Harapan dan Doa dari Sahabat serta Penggemar
Hubungan Syifa Hadju dan El Rumi memang selalu menjadi magnet bagi netizen. Perjalanan cinta mereka yang jauh dari isu miring hingga akhirnya memutuskan untuk menikah dalam usia yang relatif muda namun matang secara mental, dianggap sebagai inspirasi bagi banyak orang.
Pernikahan yang dijadwalkan pada Minggu, 26 April 2026, ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan kemewahan, tetapi juga perayaan komitmen. Dengan selesainya acara pengajian hari ini, satu langkah besar telah terlampaui. Kini, fokus keluarga adalah menjaga kesehatan dan mental Syifa agar tetap prima hingga saat ijab kabul nanti.